TITLE

DESCRIPTION

14 May · Administrator · No Comments

Ziarah Makkah Madinah

Ziarah Makkah dan Ziarah Madinah. Bagi Anda yang melaksanakan Ibadah Haji dan Ibadah Umrah ke Tanah suci pasti akan  mengunjungi kota Makkah dan Madinah dimana akan sangat penting untuk mengetahui tempat – tempat kemana yang  anda akan melakukan untuk berziarah. Berikut ini adalah beberapa  informasi singkat yang dapat membantu anda.

 

ZIARAH MADINAH

Setelah tiba di kota Madinah Al Munawarah atau dikenal dengan kota Rasulullah SAW.  anda akan menemukan suasana kota Madinah yang tenang dan penuh keramahan dari warganya dalam menyambut kedatangan para tamu allah. Maka ada beberapa tempat penting yang akan anda datangi untuk melakukan ziarah.

 

Raudah

Raudah Adalah sebuah tempat khusus yang berada didalam Mesjid Nabawi yang merupakan tempat yang sangat penting bagi ummat Islam dimana letaknya diantara Maqam Rasullullah dan para sahabat belau  dengan Mimbar tempat Imam berada. Raudah  juga menjadi salah satu tempat yang mustajab untuk berdoa karna sesua Hadist Rasulullah SAW.  Diantara Rumahku dan Mimbar merupakan Raudah min Riyadhul Jannah yaitu antara Rumah Nabi Muhamad SAW.  dengan  Mimbar Beliau merupakan bagian dari taman Syurgawi, dimana shalat dan  doa yang dipanjatkan ditempat tersebut Insyaalah akan segera di Ijabah dan dikabulkan oleh Allah SWT.

 

Maqam Rasulullah

Maqam Rasullullah adalah tempat yang dikelilingi oleh pagar yang terbuat dari besi dan berwarna hijau dimana diatasnya terdapat Qubah berwarna hijau dan didalamnya wilayah pagar hijau tersebut selain terdapat Maqam Nabi Muhammad SAW. juga terdapat Maqam dari tiga sahabat Rasulullullah yaitu Maqam Sayidina Abubakar Al Siddik , maqam Sayidina Ustman Bin Affan  juga maqam  Sayidina Umar Bin Khattab.  tempat yang menjadi Maqam Rasululluah ini adalah sebelumnya merupakan tempat kediaman atau rumah Rasulullah bersama istrinya Siti Khadijah juga merupakan rumah kediaman dari  putrinya Siti Fatimah R.A.

 

Mesjid Quba

Masjid Quba berada sekitar 5 km di sebelah tenggara kota Madinan  merupakan masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah Saw.  yaitu pada tahun 1 Hijriyah atau sekitar tahun 622 Masehi .  Didalam  Al Qur’an surat At TAubah ayat 108 disebutkan  disebutkan bahwa masjid Quba adalah masjid yang dibangun atas dasar ketaqwaan kepada Allah yang Maha Kuasa.

Bagian dari Mesjid Quba ini adalah di sebelah utara dibuat serambi untuk tempat Shalat dengan tiang dari batang  pohon korma , beratapkan  datar dari pelepah dan daun korma, bercampurkan dengan tanah liat. Di tengah-tengah ruang terbuka dalam masjid yang kemudian biasa disebut sahn, terdapat sebuah sumur untuk tempat berwudhu untuk mengambil air sembahyang. Kebersihan terjaga, cahaya matahari dan udara dapat masuk dengan leluasa.

Saat ini mesjid Quba setelah mengalami beberapa kali renovasi kini Masjid Quba  memiliki 19 pintu masuk dan dari  19 pintu itu terdapat tiga buah  pintu utama dan 16 pintu. Tiga pintu utama berdaun pintu besar dan ini menjadi tempat masuk para jamaah ke dalam masjid. Dua pintu diperuntukkan untuk masuk para jamaah laki-laki sedangkan satu pintu lainnya sebagai pintu masuk bagi jamaah  perempuan. Diseberang ruang utama masjid, terdapat ruangan yang dijadikan tempat belajar mengajar.

 

Mesjid Qiblatain

adalah Mesjid dua kiblat yang artinya dulunya sebelum ada nya perintah shalat untuk menghadap Mesjidil Haram, Rasululluah melakukan Shalat dengan arah Qiblat menghadap kearah Masjidil Aqsa di Jerusalem Palestina yang memerintahkan Rasulullullah untuk merubah arah Qiblat  shalat dan  menghadap Ka,Bah Baitullah di Mesjidil Haram Makkah.spamai turunnya wahyu  ayat  Qur;an Surat AL Baqarah ayat 144 yang berbunyi ” Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi al-Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui bahwa berpaling ke Masjidilharam itu adalah benar dari Rabb-nya; dan Allah sekali-kali tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.” (QS. Al-Baqarah: 144)

 

Jabal Uhud

Disebut juga gunung Uhud  yang didalam bahasa arabnya disebut : جبل أحد) adalah sebuah gunung yang terbentuk dari  batuan granit  berwarna kemerahan yang terbentang sekitar tujuh kilometer di sebelah utara kota Madinah   dengan ketinggian puncaknya  sekitar 350 meter. Jabal Uhud ini  memanjang dari tenggara ke barat laut dengan panjang sekitar tujuh kilometer dan lebar hampir tiga kilometer. Gunung Uhud ini adalah merupakan gunung terbesar dan tertinggi di kota Madinah  dan merupakan   sebagai lokasi tempat  pertempuran kedua  yang terjadi sekitar pada tanggal 23 Maret 625 Masehi , peperangan antara pasukan Muslim dengan  pasukan Quraisy Musyrikin Makkah .  Di kaki gunung Uhud bagian selatan terdapat pemakaman para syuhada, yang mana salah satunya adalah Makam Sayiddina Hamzah Bin Abdul Muthalib yang merupakan  paman dan saudara sepersusuan Rasulullah SAW.

 

Mesjid Biir Ali

Mesjid ini berada diperbatasan luar perbatasan kota Madinah menuju Makkah dimana merupakan tempat yang menjadi batasan wilayah luar  untuk melakukan Miqat Niat Haji dan niat Umrah.

Masjid Biir Ali, disebut juga Mesjid Zulkhulaifah  . disebut Biir adalah kata jamak dari bahasa Arab yang berarti Sumur , yaitu Sumur Ali yang pada dahulunya  Sayidina Ali menggali banyak banyak sumur sumur untuk mendapatkan air ditempat ini .

Mesjd Biir Ali sebuah bangunan mesjid dengan  Sebuah menara setinggi kurang lebih 65 meter terlihat  dari balik kumpulan  pepohonan yang pada Zaman Rasulullah SAW, daerah ini lembah itu disebut Lembah Aqiq. yang berada tepatnya sekitar 11 kilometer dari sisi luar kota Madinah, dan mesjid ini terlihat seperti Benteng yang dirancang oleh Arsitek terkenal bernama ABdul Wahid El Wakil. yang menurut sejarahnya dibangun ditempat dimana Rasulullah SAW. berteduh pada saat akan melaksanakan Ibadah Umrah untuk tujuan Makkah.

 

 

ZIARAH MAKKAH

 

Mina

Mina dahulunya adalah merupakan sebuah  lembah di Padang Pasir yang letaknya sekitar lima kilometer sebelah Timur antara wilayah Muzdalifah dengan Makkah Al Mukarramah  . Daerah Mina disebut juga Balad Al Khaimah atau   kota tenda/kemah, karena dipenuhi oleh tenda tenda permanen bagi jutaaan Jamaah Haji dari seluruh Dunia  dan juga merupakan tempat para Jamaah Haji melaksanakan Lempar Jumrah dan berkurban.

Tenda – tenda dimina akan  mulai didatangi oleh para  jamaah haji pada tanggal 8 Dzulhijah atau sehari sebelum wukuf di Arafah untuk melaksanakan mabit sebelum pelaksanaan Wukuf. Jamaah haji berada di Mina selama  sehari semalam agar dapat melaksanakan  Ibadah Shalat  Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya dan Subuh. Kemudian keesokan harinya  yaitu pada tanggal 09 Dzuhijjah  yaitu setelah sholat Subuh  para  jamaah haji berangkat akan berangkat menuju padang Arafah . kemudian akan kembali berada di Mina setelah selesai melaksanakan Acara Puncak Ibadah Haji yaitu Wukuf di Arafah, untuk melaksanakan pelemparan jumrah.

Lokasi tempat melempar jumrah adalah tiga tempat yaitu 1. Jumrah Ula, 2. Jumrah Wusta 3. Jumrah Aqaba. Selanjutnya Di Mina semua jamaah haji wajib melaksanakan mabit (bermalam) yaitu malam tanggal 11,12 Dzulhijah bagi jamaah haji yang melaksanakan Nafar Awal ( atau keluar lebih dahulu ) atau malam tanggal 11,12,13 dzulhijah bagi jamaah yang melaksanakan Nafar Tsani.

 

Padang Arafah

Padang Arafah adalah daerah padang tandus  terbuka dan luas yang letaknya di bagian  di sebelah timur luar kota Makkah Al Mukarramah . Di Padang Arafah ini tepatnya pada tanggal 09 Dzulhijjah setiap tahunnya menjadi tempat dilaksanakan Ibadah Wukuf bagi seluruh jamaah Hajji yang melaksnakan rukun Islam ke lima yaitu ibadah Hajji. Padang Arafah merupakan miniatur dari padang Mahsyar dimana tempat manusia berkumpul dengan hanya memakai kain Ihram tiada pakaian yang lain.

Padang Arafah luasnya sekitar 3,5 x 3,5 km2. yang saat ini telah penuh diteduhi oleh pepohonan . kemudian Untuk memberikan kenyamanan beribadah bagi para jamaah Hajji , maka oleh pemerintah Saudi Arabia seluruh wilayah yang dijadikan tempat wukuf ini  sudah dilengkapi dengan infra struktur yang baik  tiang-tiang air yang menyemburkan air sejuk untuk mengurangi tekanan panas pada saat pelaksanakaan Ibadah Haji.

Ada beberapa tempat utama di padang Arafah yang selalu dijadikan kunjungan bagi  jamaah haji setiap tahunnya:

  • Jabal Rahmah , disebut juga Gunug kasih sayang adalah  sebuah gunung yang terdapat sebuah tugu peringatan yang didirikan untuk mengenang tempat bertemunya nenek moyang Ummat manusia yaitu dimuka bumi yaitu Nabi Adam As. dan Siti Hawa .
  • Masjid Namirah , yang merupakan mesjid besar yang berada di Padang Arafah dan dibuka disaat – saat musim Haji saja.

 

Gua Hira

Mengunjungi Gua Hira adalah berada disebuah gunung yang disebut Jabal Al Nur ( Gunung Cahaya ) yang didalamnya terdapat sebuah Gua yang disebut Gua Hira tempat dimana Rasululullah Saw. menerima wahyu  yang pertama kalinya dari Allah melalui malaikat Jibril yaitu menerima wahyu Alqur’an yang pertama, yaitu Surat Al‘alaq 1-5. Nabi Muhammad SAW yang ummi atau buta huruf itu tidak bisa membaca dantidak bisa  menulis, dipaksa sampai tiga kali oleh Malaikat Jibril untuk membaca ayat tersebut. Hingga beliau berkata, “ma ana bi qariin”, saya bukanlah orang   yang pandai membaca.

Jaba Al Nur letaknya sekitar 6 km sebelah utara kota Makkah. Tinggi gunung jabal Al Nur sekitar 281 m dengan panjang pendakian sekitar 645 meter. tampaknya  tidak terlalu tinggi, tetapi medannya pendakiannya cukup berat dan terjal . dengan sudut kemiringan yang cukup tajam dan berbahaya sehingga dibutuhkan fisik yang cukup baik untuk dapat bisa sampai ke Gua Hira. Dapat anda bayangkan bagaimana Rasulullah pada saat itu mendakinya dan putri Beliau Siti Fatimah yang setiap hari mendaki membawa makanan bagi Ayahnya yang sedang bersembunyi dari kejaran para musyrikin Makkah.

Gua Hira biasanya dijadikan Rasululullah sebagai tempat untuk menyendiri menjauh dari masyarakat Makkah yang pada saat itu masih belum  Allah.

 

 

Ja’Ranah

Ja’ranah, adalah sebuah desa diperbatasan luar kota Makkah yang berjarak kurang lebih sekitar 24 km disebelah selatan dari Kota Makkah Al Mukarramah. Nama ini pada mulanya sebutan yang diberikan kepada seorang wanita yang mengabdikan hidupnya untuk  menjaga dan membersihkan sebuah masjid yang terdapat di desa Ja’ranah tersebut.

Baiknya anda mengaetahui bahwa stidaknya ada dua hubungan yang terjadi antara Desa  Ja’ranah dengan pelaksanaan Ibadah Haji dan Umrah yang kita lakukan.

Pertama, oleh Ulama dari Mazhab Syafi’i berpendapat bahwa Ja’ranah merupakan salah satu tempat yang ditentukan untuk melakukan miqat [yaitu miqat makani), khususnya bagipara  penduduk Kota Makkah. Juga Rasulullah SAW sendiri memulai Ihram-nya dari tempat tersebut. (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Oleh karena itu, ketika memasuki kampung Ji’ranah, bagi mereka yang hendak melaksanakan Ibadah haji atau umrah harus memakai pakaian “ ihram ” (baju suci) dan berniat untuk melaksanakan ibadah haji atau umrah.

Dari para ulama  yang Mazhab Hanafi berpendapat bahwa khusus bagi penduduk kota Makkah, untuk niat  ihram dapat dilaksanakan di Tan’im, yaitu salah satu daerah yang jaraknya sekitar 7 km dari kota Makkah dan termasuk wilayah yang  letaknya   berada di luar perbatasan  kota Makkah   yang mengikuti Dalilnya, karena Rasulullah SAW  pernah memerintahkan Abdurrahman bin Abi Bakar untuk ber-ihram dari Masjid ‘Aisyah di Tan’im (HR al-Bukhari dan Muslim).  juga kita boleh mengambil Miqat dari Hudaibiyah, yaitu sebuah desa di sebelah Utara kota Makkah yang sekarang diberi nama dengan Asy-Syumaisyiyah.dimana Jaraknya sekitar 23 Km menuju kota Jeddah.  Dan Menurut para  ulama dari Mazhab Maliki, seseorang boleh memilih tempat Miqat salah satu diantaranya dan dari segi Fadhilah tidak berbeda diantaranya.

 

sumber : https://denatours.com

Tags: , ,

Category: BLOG, NEWS, NOTICES

Administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mengapa Harus Memilih Denatour Travel ?

kantor-denatour-travel

Denatour Travel 21 tahun melayani dan berdiri sejak tahun 1995 , berpengalaman memberikan Pelayanan Umrah – Hajji Plus dan menjadi Travel Perintis Islamic tour Mancanegara di Indonesia. Kami Dewasa karna dukungan anda

Denatour Travel memilik Izin Umrah dan Hajji resmi dari Departement Agama sejak tahun 1996 dengan alamat gedung tetap dan tidak pernah berpindah alamat.

Dena Tour Travel memberikan Jaminan Akomodasi Hotel sesuai paket tanpa ada kosakata setaraf dan tidak ada kata Down Grade Hotel tapi selalu memberi upgrade Hotel yang lebih baik. jika hotel dalam paket tidak dapat confirmasi.

Denatour Travel menjual paket Umrah dan Hajji Plus mengikuti standard minimum resmi Department Agama untuk harga minimu paket Umrah adalah US$.1700.- sebagai pemilik hotel di Makkah , Denatour Travel selalu memberikan paket Super Discount pada bulan - bulan tertentu

Denatour Travel selalu menggunakan Airline yang mendapatkan sertifikat dan Standard International seperti Garuda Indonesia, Emirates – Etihad – Turkish Air – Oman Air – Saudi Airline

Dena Tour Travel Bukan janji – Komitment Pasti.

Read More …

Informasi – Pendaftaran

Team Marketing
24 Jam (Phone/Whatsapp)

Nana : 0813 8681 5678
Khusnul : 0813 1649 3669
Muhammad : 0818 487 815

Jl. Condet Pejaten No. 16, Pejaten Barat
Jakarta Selatan DKI Jakarta 12510
Indonesia

: (021) 7944584
: (021) 7944677
: islamictour@denatours.com
: hajiumrah@denatours.com

Affiliasi International

© Copyright 2017 by denatours.com